Home INFO BISNIS Mengenal Lebih Dekat Jati Belanda Cilacap, Perpaduan Antara Cinta dan Konsep Yang Matang

Mengenal Lebih Dekat Jati Belanda Cilacap, Perpaduan Antara Cinta dan Konsep Yang Matang

7 min read
0
0
101

CILACAP, JAWA TENGAH – MAJALAHSUKSES.COM. Furniture jati belanda terus booming seiring dengan berkembangnya desain furniture. Mudah ditemui di kafe-kafe, restoran, mall dan lain-lain. Bahkan, banyak juga yang mengaplikasikannya di rumah.

Mengapa Jati Belanda? “Tentu disebabkan kayu ini adalah salah satu kayu yang paling banyak digunakan manusia. Kayu jati belanda sendiri memiliki beberapa karakteristik khas berupa warna yang cerah, kekerasan yang yang tak begitu tinggi, dan adanya alur serat kayu yang indah” urai Jaka Mentari, owner Jati Belanda Cilacap.

Furniture jati belanda memiliki tampilan yang artistik dengan biaya yang relatif terjangkau.

Pertanyaan selanjutnya yang mungkin banyak tersimpan di benak orang adalah mengapa disebut jati belanda?

Menurut pengusaha yang aktif di berbagai organisasi muslim ini, konon dulu ceritanya, kalau orang sini (Indonesia) beli mesin-mesin atau alat-alat berat dari luar negeri, palet atau kayu pembungkusnya adalah dari kayu ini, nah karena berasal dari luar negeri inilah mengapa disebut jati belanda.

“Maklumlah orang Jawa, (hampir) semua yang dari luar negeri disebut londo atau belanda. Lha wong turis dari Jepang aja disebut londo kok” terangnya sembari terkekeh.

Jadi, kayu jati belanda sama sekali bukan jati. Hanya istilah saja. Lebih karena warnanya yang memiliki kemiripan.

Suasana workshop Jati Belanda Cilacap

DUKUNG PROGRAM GO GREEN

Saat ini isu green building telah menjadi topik utama di bidang arsitektur. Hal ini tidak lepas dari semangat bersama untuk menyelamatkan bumi.

Kerusakan lingkungan terutama banyaknya pohon-pohon hutan yang ditebang menyebabkan ketidak seimbangan ekosistem dan salah satu penyebab terjadinya pemanasan global. Dan ini telah menjadi permasalahan dunia yang harus segera ditangani oleh seluruh umat manusia di bumi.

Di lain sisi, kebutuhan terhadap kayu sebagai bahan baku utama dari segala produk juga masih sangat tinggi. Sebagai contoh, permintaan produk kayu untuk material bangunan seperti kusen, dinding, plafon, dan yang lainnya masih menjadi primadona bagi kalangan konstruksi.

Memanfaatkan material bekas sebagai bahan bangunan merupakan alternatif yang baik. Dengan eksplorasi yang mendalam terhadap material bekas setidaknya akan menjawab permasalahan konsumtif kayu sebagai material bangunan, baik itu penggunaan untuk eksterior maupun interior.

Konsep 3R (reduce, reuse, and recycle) sesungguhnya dapat diaplikasikan pada perancangan sebuah bangunan maupun perabot rumah tangga. Dalam hal ini, pilihan material kayu palet (jati belanda) atau kayu bekas peti kemas dapat menjadi pilihan tepat.

Jaka Mentari, owner Jati Belanda bersama sang istri.

Begitu juga yang dilakukan oleh Jati Belanda Cilacap, karyanya mendukung program tersebut. Tak hanya soal estetika semata, namun juga kepedulian terhadap alam. Wajar jika Jati Belanda Cilacap kini ‘kebanjiran’ order.

“Perpaduan antara cinta dan konsep yang matang akan menghasilkan buah karya yang spektakuler” tutup suami dari Siti Sa’adah kepada MajalahSukses.com. (Telson Hardani)

Jati Belanda Cilacap
Workshop :
Jl.Nusantara Tritih Kulon – Cilacap Jawa Tengah
Hotline : 0813-1517-3737
IG: @jatibelandacilacap

Comments

comments

Load More Related Articles
Load More By Majalah Sukses
Load More In INFO BISNIS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Check Also

Rumah Makan Tiga Saudara Cilacap, Pelanggannya dari Kalangan Pejabat Hingga Artis

Tweet Tweet Comments comments …